Tanda Pertumbuhan Bayi Sehat

Jadwal makan bayi

Source: Daily Mail

Sudah merawat susah payah, tentu orang tua berharap hasil maksimal. Inilah mengapa mengenali tanda pertumbuhan bayi sehat menjadi motivasi tersendiri bagi orang tua untuk tetap maju. Mungkin saja selama ini bayi sudah tumbuh sehat hanya saja rasa khawatir kerap menyelimuti diri sehingga menghambat pola pikir positif.

Khawatir boleh saja, meski sangat tak disarankan. Nah, supaya beban orang tua lebih terangkat, berikut tips kenali tanda pertumbuhan bayi sehat secara garis besar:

  1. Bayi tenang di sekitar orang tua
    Orang tua sudah sepantasnya menjadi orang pertama yang dipercaya oleh si kecil. Minimal buah hati sudah kenal betul suara orang tua sehingga tidak aneh bagi dirinya untuk merasa lebih aman saat bunda atau ayah berbicara dengan dirinya. Hal ini ditunjukkan dengan senyum tenang tiap kali orang tua menunjukkan keberadaan di dekat buah hati.

    Bayi tidak mampu melihat dengan jelas di usia satu bulan. Sehingga, hanya telinga yang mampu diandalkan untuk mengenal adanya bahaya. Ketika ayah bunda datang menenangkan si kecil, suara merupakan satu-satunya senjata yang dapat diandalkan buah hati. Alasan kenapa suara sudah seharusnya dikenal oleh si kecil berarti kedekatan antar anak dan orang tua terjalin dengan baik.

    Hubungan bukan sesuatu yang pantas diremehkan. Pasalnya, dengan adanya hubungan anak dengan orang tua yang terjalin baik berarti kemungkinan penyakit mental menyerang akan sangat minim. Asal tahu saja, sebagian besar pasien di rumah sakit jiwa bukan berasal dari tekanan hidup di dunia dewasa melainkan pasca trauma yan tertimbun dalam alam bawah sadar sejak kecil.

  2. Imbang jumlah kotoran dan asupan
    Air susu ibu esklusif memang jauh lebih baik dibanding air susu formula untuk bayi di bawah 6 bulan. Kandungan nutrisi dan vitamin yang terukur serta anti biotik alami dari kelenjar payudara membuat bunda tidak perlu rempong menakar susu untuk si kecil. Kendati demikian, tetap saja rasa khawatir bayi tidak mendapat nutrisi yang cukup terlintas di kepala.

    Ada cara mudah mengetahui bayi tumbuh sehat terutama pada bagian keseimbangan asupan nutrisi. Pertama perlu diketahui kalau metabolism tubuh merupakan perputaran yang tidak sepantasnya berhenti. Ujung dari perputaran tersebut ada pada pembuangan kotoran dan pemasukan nutrisi, keduanya harus berjalan lancar supaya roda selamat sampai tujuan.

    Kurang dan tambah merupakan logika paling tepat gambarkan baik buruk kondisi si kecil. Gampangnya, berat badan bayi harus bertambah meski si kecil buang kotoran setiap hari. Wajarnya bayi membuang kotoran paling tidak dua sampai lima kali, namun alami kenaikan berat badan secara konsisten.

    Memakai nalar untuk hitung berat badan bukan hal yang mudah. Terkadang butuh bukti nyata bahwa berat badan terus menanjak. Salah satu metode yang tepat adalah menyimpan setiap hasil timbangan saat mengunjungi dokter, tentunya dengan catatan bunda ayah rajin bawa si kecil konsultasi tiap bulan.

  3. Ada masa diam
    Bayi menangis tentu bukan hal aneh, dan justru sesuatu yang harus di syukuri. Justru dengan tangisan tersebut, bayi sudah punya karakter untuk menyampaikan aspirasi dengan metode sendiri. Kendati demikian bukan berarti bayi menangis setiap waktu adalah hal baik mengingat itulah tanda tekanan mental.

    Diam adalah emas berlaku pula untuk bayi dalam arti lain. Bukan berarti bayi harus menghindari kata-kata tertentu, toh komunikasi saja belum terjalin secara intelek, melainkan si kecil harus ada sesi diam. Diamnya bayi beda dengan orang dewasa yang cenderung menghindari pertikaian melainkan masa pembelajaran.

    Patut diketahui sebelum bayi mampu melihat dirinya hanya bisa mendengar suara-suara tipis. Seiring berjalannya waktu, si kecil akhirnya bisa lihat sekeliling, dan disinilah dirinya mulai belajar. Diam berarti buah hati sedang analisa setiap inci ruangan di sekelilingnya untuk ketahui apa saja objek yang selama ini ada di dekatnya.

  4. Bayi mendengarkan
    Dasar komunikasi manusia adalah mendengarkan dan bicara. Kedua unsur tersebut sangat penting sebagai mahluk sosial. Sudah sepantasnya bila sejak dini, buah hati sudah mulai melakukan elemen mendengarkan, entah sadar atau tidak. Kala bayi diam menatap lawan bicara dan kemudian membuat ekspreksi, maka dasar komunikasi berhasil dilalui.

    Tentunya kemampuan diam dan respon tidak bisa dilakukan kalau si kecil tak dalam kondisi sehat. Masalahnya kemampuan dengar dan melihat sudah seharusnya dimiliki oleh manusia dan terlihat melalui aktivitas tersebut. Jika tidak, maka akan muncul tanda tanya mengenai kondisi si kecil saat ini. Harapannya tentu saja orang tua langsung merespon dengan bawa si kecil ke ahli kesehatan.

  5. Mampu topang tubuh sendiri
    Berdiri, berlari, berjalan, dan gerakan rutin setiap hari memerlukan kemampuan topang tubuh sendiri. Bagi orang dewasa namanya menopang tubuh pastilah sangat mudah. Lain cerita dengan buah hati yang mungkin saja masih dalam masa pertumbuhan sehingga butuh usaha lebih.

Kalau orang tua perhatikan, bayi tidak semerta-merta mampu menopang tubuh sendiri. Melainkan dirinya selalu berusaha untuk bangkit dan mengangkat tiap anggota badan. Pertama mungkin masih sederhana yakni tangan, namun perlahan kepala mulai terangkat dan akhirnya seluruh tubuhnya.

Orang tua sebaiknya mulai mencatat usia berapa bayi pertama kali berguling, merangkak, dan mengadahkan kepala. Grafik tumbuh kembang bayi inilah yang akan sangat membantu ayah bunda kalau ada tanda pertumbuhan bayi sehat terganggu. Jangan lupa berikan susu pertumbuhan untuk cegah hal tak diinginkan.(HN)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *