Tips Agar Anak Cerdas Orang Jepang

Tips Agar Anak Cerdas

Source: parenthoodbank

Sebenarnya, ibu tidak harus menginduk kepada orang Jepang jika ingin mencari tips agar anak cerdas. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika ibu melihat apa yang orang tua di Jepang lakukan. Seperti yang diketahui secara umum, Jepang dianggap sebagai negara dengan penduduk yang terus berinovasi, terutama di dalam dunia teknologi. Hal inilah yang membuat banyak orang tua dari negara lain ingin tahu bagaimana cara mendidik anak di negara dengan julukan Matahari Terbit itu.

Inti Dari Pola Didik Orang Jepang

Jika ingin tahu bagaimana cara orang tua di Jepang mendidik anak agar cerdas, ibu harus sedikit flashback ke zaman dahulu. Dulu sekali ketika Jepang belum begitu kuat seperti saat ini, pemerintah memang sudah menerapkan sistem pendidikan yang berbeda. Dan sistem pendidikan ini masih diterapkan hingga saat ini.

Anak-anak yang sudah belajar di sekolah di wajibkan membaca buku sebelum pelajaran di mulai. Waktu untuk membaca tidak lama, hanya sekitar 10 menit saja. Ternyata, hal inilah yang membuat anak-anak di Jepang kreatif dan inovatif.

Akan tetapi, bukan peran sekolah dan pemerintah saja. Orang tua di Jepang pun ikut serta dalam menerapkan pola asuh yang tepat agar anak pintar. Orang tua di Jepang selalu memberikan tantangan kepada si kecil. Tantangan ini tidak hanya terjadi di dalam dunia pendidikan saja. Bahkan, dalam hal permainan saja, Jepang memiliki banyak sekali permainan untuk anak yang mengasah perkembangan otak mereka.

Contohnya saja permainan Sudoku. Di Indonesia, Sudoku ini sering dimainkan oleh orang dewasa. Namun, di Jepang, anak-anak kecil sudah terbiasa dengan permainan seperti ini. Permainan Sudoku ini terlihat sangat sederhana. Akan tetapi, permainan ini ternyata menstimulus perkembangan otak.

Permainan lainnya lagi adalah Anzan. Ini merupakan permainan menjumlah, mengurangi, mengalikan, dan membagi. Kabarnya, anak-anak Jepang biasa memainkan permainan ini 2 jam setiap hari.

Inti Dari Pola Pendidikan Di Jepang

Tentu saja ibu tidak harus menerapkan apa saja yang dilakukan oleh orang tua di Jepang sana. Pasti ada hal yang berbeda dengan budaya dan juga kebiasaan di Indonesia. Yang perlu ibu lakukan adalah mencari intisari dari apa yang dilakukan oleh orang tua di Jepang. Jadi, dengan melihat intisarinya, ibu bisa menerapkan cara agar anak cerdas yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan juga kondisi.

  • Permainan Yang Menantang

Ada banyak sekali permainan yang bisa ibu berikan kepada si kecil. Namun, sebaiknya ibu berikan permainan yang menuntut si kecil untuk menyelesaikan permainan tersebut seperti permainan rubik. Permainan yang satu ini sangat menantang karena anak akan terpacu untuk menyelesaikan rubik tersebut. Namun, ibu harus ingat. Permainan menantang yang ibu berikan harus disesuaikan dengan usia sang buah hati.

  • Jangan Memaksa Anak Belajar

Kesalahan paling fatal dunia pendidikan saat ini adalah bawasannya sistem pendidikan menuntut anak untuk mengerjakan sesuatu yang ia tidak suka. Memang ibu sulit menghindari hal ini mengingat hampir semua sekolah menerapkan hal yang sama.

Akan tetapi, setidaknya ketika di rumah ibu menerapkan tips agar anak pintar yang berbeda. Ibu harus berikan suatu pelajaran yang membuat anak tidak merasa sedang belajar. Istilahnya adalah belajar sambil bermain. Jadi, ia dengan senang dan gembira melakukan kegiatan yang secara tidak langsung sebenarnya ia sedang belajar.

  • Mengajarkan Kemandirian

Kemandirian ini lebih dari sebuah karakter anak. Ini juga secara tidak langsung mempengaruhi kecerdasan anak. Anak yang mandiri akan berusaha melakukan sesuatu yang ia butuhkan. Awalnya, balita akan mencoba mandi sendiri, ganti baju sendiri, dan lain sebagainya. Kebiasaan ini akan terus menerus dilakukan ketika dewasa. Ketika ia harus mengerjakan PR dari sekolah, ia tidak mau bergantung pada kakak atau orang tuanya. Ia akan berusaha mengerjakan sesulit apapun PR dari sekolah tersebut. Lain hal jika sejak kecil ibu memanja sang buah hati. Saat tumbuh dewasa nanti, ia cenderung mengandalkan orang lain, terutama ketika ia sedang mengadapi masalah.

Tentu saja banyak hal lagi yang bisa ibu ambil dari cara mendidik anak yang dilakukan oleh orang tua di Jepang. Namun, setidaknya beberapa intisari tersebut di atas membuat ibu tahu apa yang sebenarnya ibu harus lakukan. Ibu bisa mengembangkannya lagi.

Terlepas dari beberapa tips supaya anak cerdas tersebut di atas, ibu harus pastikan nutrisinya terpenuhi. Ada banyak makanan yang bisa membuat perkembangan otaknya optimal. Jadi, cara mendidik anak yang ibu lakukan merupakan stimulus saja. Sementara itu, dari dalam, ibu harus pastikan nutrisi otak tercukupi.

Sebenarnya tidak hanya nutrisi otak saja yang perlu ibu perhatikan. Anak tidak mungkin bisa berkembang dan cerdas jika tubuhnya tidak sehat. Jadi, ibu harus jaga kesehatan si kecil. Ibu harus pastikan makanan yang ibu sajikan merupakan makanan yang bergizi. Ibu bisa pilihkan beberapa bahan makanan yang direkomendasikan. Sayuran hijau seperti sayur bok choy juga ternyata bagus untuk tumbuh kembang anak lho. Ibu bisa pertimbangkan untuk memasak sayur bok choy untuk sang buah hati.

Multivitamin mungkin juga diperlukan. Suplemen seperti susu bisa ibu berikan untuk memastikan kesehatan anak terjaga dan perkembangan otak lebih optimal.

Yang pasti, ibu harus terapkan parenting atau cara mengasuh anak yang tepat. Jika perlu, ibu bisa konsultasi dengan pakar perkembangan anak supaya ibu mendapatkan tips agar anak cerdas lebih lengkap dan lebih tepat sesuai dengan kondisi anak ibu.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *