Tips Menghindari Stres Pada Ibu Hamil Agar Tidak Berpengaruh Buruk Untuk Janin

Stres Ibu Hamil

solusisehatku.com

Stres pada ibu hamil merupakan keluhan medis paling banyak ditemukan oleh para pakar kesehatan. Perubahan hormonal menjadi penyebab utamanya. Suasana hati tidak menentu kemudian ditransferkan pada janin sehingga janin terpengaruh.

Masa kehamilan bukanlah masa yang mudah bagi ibu. Banyak sekali kondisi yang memaksa ibu mengalami sejumlah keluhan. Keluhan ini bisa datang pada trimester pertama dan seterusnya. Salah satunya adalah rasa mual dan kelelahan.

Rasa mual membuat ibu tidak berselera untuk makan. Tidak berseleranya ibu dalam mengkonsumsi makan berdampak pada kekurangan nutrisi di dalam tubuhnya. Biasanya, kondisi inilah yang membuat hampir kebanyakan ibu khawatir.

Nah, seperti apa tandanya bila ibu hamil mengalami stres? Apa saja pengaruhnya dan bagaimana cara menanganinya? Inilah yang akan diulas pada kesempatan kali ini. Jadi, mari perhatikan infomasinya secara berurutan.

Ciri-Ciri Ibu Mengalami Stres Di Masa Kehamilan

Ciri ibu hamil stres bisa dikenali langsung oleh ibu maupun orang terdekat. Cara termudah untuk memahaminya adalah dengan memperhatikan perubahan pada karakter ibu itu sendiri. Contohnya adalah kebiasaan yang tidak lazim pada ibu hamil. Untuk lebih jelasnya, tanda tersebut bisa dilihat dari kebiasaan berikut ini.

  • Nafsu makan menurun

Pada trimester pertama, kebanyakan ibu akan mengalami morning sickness. Kondisi ini memungkinkan ibu mengalami masalah ketidaknyamanan seluruh anggota tubuh. Terutama ibu merasa tidak nyaman pada area perut.

Perasaan mual serta ingin muntah adalah keluhan paling biasa. Kondisi tersebut membuat ibu kehilangan selera makan. Hilangnya selera makan inilah yang biasanya menimbulkan kekhawatiran.

Betapa tidak, secara tidak langsung janin di dalam kandungan akan mengalami kekurangan nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Ibu pastinya memahami hal tersebut. Ingin dipaksa makan tetapi nyatanya ibu belum bisa melakukannya. Akibatnya, suasana hati ibu kian tidak menentu.

Hal sebaliknya juga terjadi bila ibu hamil stres. Ibu cenderung banyak sekali mengkonsumsi makanan. Padahal, ibu tidak merasa lapar.

Keadaan tersebut juga bisa muncul. Kekhawatiran akan kekurangan gizi membuat ibu memaksakan diri untuk makan. Porsi makan ditingkatkan dan dilakukan terlalu sering.

  • Gangguan saat tidur

Selain kehilangan nafsu makan, ibu hamil terkadang mengalami gangguan saat istirahat. Ibu kesulitan untuk memejamkan matanya di tiap kali istirahat. Malahan, ibu sering terbangun, misalnya sering mengalami mimpi buruk.

Tidak bisanya ibu dalam mendapatkan kualitas istirahat menandai jika ibu mengalami depresi. Ketakutan oleh suatu hal dirasakan oleh ibu. Jika ketakutan ini lebih parah, ibu biasanya akan mengalami masa-masa sulit saat ingin beristirahat.

  • Mudah emosi

Kekhawatiran, ketakutan dan mudah panik menjadi bagian tidak terpisahkan bila ibu hamil mengalami stres. Suasana hati ini membuat ibu mudah marah. Malahan, ada beberapa kasus dimana ibu sangat mudah mengeluarkan air mata.

Tanda-tanda tersebut sangat mudah dilihat. Jika ibu mengalami hal tersebut, pastikan suami mendampingi ibu. Setidaknya, curahkan kasih sayang supaya suasana hatinya lebih tenang. Karena hal ini akan mempengaruhi kesehatan ibu sekaligus janin di dalam rahim.

Pengaruh Stres Ibu Hamil Pada Janin Di Dalam Kandungan

Suasana hati ibu hamil akan berubah-ubah menurut waktu dan kondisinya. Keluhan yang terjadi biasanya menyebabkan suasan hati ibu tidak menentu. Ini bisa menyebabkan stres.

Stres sendiri dipicu oleh munculnya hormon stres di dalam tubuh. Ini biasanya diimbangi dengan produksi hormon kortisol. Kortisol sendiri berguna untuk meredakan hormon stres.

Stres pada masa kehamilan bisa berlangsung singkat. Artinya, hormon kortisol punya peran bagus dalam meredakannya. Tentunya dengan catatan jika ibu mampu kembali pada keadaan semula.

Jika stres berkepanjangan, hormon kortisol juga akan diproduksi secara berlebihan. Hormon tersebut akan menyebabkan tubuh ibu kelelahan. Akhirnya, managemen stres tubuh terganggu.

Managemen tubuh yang terganggu akan membuat tubuh bereaksi secara berlebihan. Hasil akhir dari ketidaknormalan ini memicu banyak masalah pada kesehatan. Salah satunya adalah memicu peradangan yang mengakibatkan kesehatan kehamilan menurun.

Akibat lanjutannya adalah perkembangan janin akan terganggu. Terganggunya janin bisa ditandai dengan tumbuh kembangnya tidak normal. Dan beberapa kasus mencatat jika masalah pada janin bisa berbuah dengan kelahiran bayi premature.

Bayi yang terlahir tidak pada bulan kehamilannya akan membuat bayi tidak memiliki kematangan organ tubuhnya. Malahan, bayi akan lahir dengan berat badan yang rendah. Akhirnya, adaptasi terhadap lingkungannya juga akan rendah. Makanya, tenangkan hati dan hindari stres pada ibu mengandung.

Cara Mempertahankan Suasana Hati Ibu Selama Mengandung

Ketika ibu menunjukkan tanda-tanda yang disebutkan di atas, wajib bagi ibu atau pasangan untuk melakukan penanganan secepatnya. Penanganan pada suasana hati ini akan membuahkan hasil positif bagi kesehatan ibu dan bayi. Lalu, bagaimana caranya ibu melakukannya?

Mengenai cara mengatasi stres pada ibu hamil, ibu bisa mempraktekkan berbagai hal. Tentunya dengan dukungan suami agar prakteknya lebih mudah. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Tenangkan hati dengan bersantai ria

Saat hamil, ibu disarankan untuk melakukan aktifitas yang menyenangkan. Aktifitas ini bisa berupa apa saja. Semua bergantung pada kebiasaan ibu yang bisa membuat santai. Misalnya adalah membaca buku dan lain sebagainya.

  • Cukupkan istirahat

Biasakan untuk mendapatkan istirahat yang cukup. Di sini, jangan biarkan ibu memikirkan banyak hal. Jadwalkan waktu tidur yang benar. Karena dengan tidur, suasana hati akan menjadi lebih baik.

  • Biasakan berbagi dengan orang yang dicintai

Komunikasi bisa menghilangkan berbagai kecemasan. Bicarakan mengenai ketakutan dan kecemasan ibu. Di sini, peran orang terdekat akan membantu dalam menenangkan ibu.

Demikianlah ulasan tentang tips mempertahankan suasana hati bagi ibu hamil. Jika ibu lebih tenang, janinpun ikut tenang. Jadi, hindari stres pada ibu hamil secepat mungkin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *