Tips Merawat Bayi Selama Perjalanan Jauh

perlengkapan bayi

best strollers.com

Liburan, sungguh saat yang ditunggu, bahkan di usia dewasa sekalipun. Bagi pembaca yang bekerja, pasti tahu betapa “visioner” seseorang kalau mau pergi libur. Mulai dari penginapan, acara, sampai dengan transportasi disususn rapih supaya hari H tak ada beban di kepala. Namun, bagi pembaca yang juga orang tua, tentu sadar ada 1 elemen yang berbeda yakni merawat bayi selama perjalanan.

Mahluk kecil mengundang tawa satu ini memang butuh perlakuan khusus. Walaupun usia sudah menginjak 1 tahun dianggap mampu berpergian, kemampuan kontrol emosi bayi belum maksimal. Padahal, jenis transportasi, entah umum atau pribadi membutuhkan suasana nyaman. Toh, itulah inti dari liburan, mengosongkan pikiran. Sayangnya, bayi kerap tak kenal waktu dalam konteks mengamuk.

Tips membawa bayi perjalanan sangat wajib dibaca semua orang tua baik yang sudah pengalaman atau belum. Untuk pembaca yang belum pengalaman, sebaiknya saran-saran liburan dengan bayi yang akan dijelaskan nanti dilakukan jauh-jauh hari, guna menyediakan waktu bila ada yang miss atau terlewat. Sedangkan, bagi pembaca dengan pengalaman segudang, jangan lupa cek kembali persiapan dengan membaca daftar dibawah ini:

  1. Seimbangkan bermain dengan tidur siang
    Sebagian besar hidup anak dipergunakan khusus untuk tidur. Perkembangan si kecil, seolah bisa terhenti kalau tidur tidak mencukupi. Memang ada hubungan erat antara kualitas tidur dengan kesehatan si kecil. Namun, bagi bayi berusia diatas 2 bulan, seharusnya tidak ada lagi tidur dan bangun mendadak.

Kegiatan bayi terlihat acak bila tak dikenali dengan baik. Namun, apabila orang tua meluangkan waktu untuk memahami si kecil, pasti akan kenali pola tidur buah hati. Tentunya, informasi seputar rutinitas tidur anak sangat mungkin dimanfaatkan demi menyusun jadwal yang tepat. misalkan saja, jadwal naik pesawat sebaiknya disesuaikan dengan jam tidur siang, lumayan lho, bonus si kecil tenang selama beberapa menit.

  1. Jangan salah pilih troli
    Menggendong bayi kemana-mana bukan ide yang bagus. Lima menit pertama mungkin tak keberatan, tapi bayangkan bila pembaca harus gendong si kecil selama keliling kebun binatang, bintang kebugaran bisa kalah. Liburan harusnya jadi ajang istirahat dan rileks, inilah kenapa penggunaan troli sangat populer di kalangan keluarga beranak kecil.

    Ada beragam jenis dan ukuran troli. Bahkan beberapa troli punya inovasi khusus hanya demi meningkatkan kenyamanan buah hati ayah bunda. Pembaca mungkin saja sadar tiap troli berharga beda. Jangan malas untuk selalu membaca keterangan supaya tidak menyesal setelah membeli.

  2. Gladi resik pemasangan alat portable
    Alat portable atau lipat yang gampang dibawa kemana-mana sejatinya bertujuan memudahkan berpergian. Demi hemat tempat, tak jarang susunan alat portable cukup ribet hingga sulit untuk dipahami. Kecuali pembaca tergolong ahli susun barang, ada baiknya memahami terlebih dahulu alat yang akan dibawa liburan dibanding pusing nan rempong di jalan.
  3. Sesi menyusui bukan hal tabu
    Namanya bayi minta menyusui itu hal yang sangat lumrah. Badan yang kecil dengan kemampuan cerna minim buat dirinya tak mampu konsumsi makanan berat. Kerap kali, air usus bunda menjadi satu-satunya harapan si kecil. Dalam perjalanan sekalipun, buah hati tak akan malu untuk minta sesi menyusui.

    Payudara dianggap salah satu organ tubuh yang paling wajib ditutupi. Terlihat jelas beragam sensor menjurus pornografi hanya menekankan pada bagian puting. Kendati demikian tujuan mulia bunda untuk buat si kecil kenyang seharusnya tidak ditutupi rasa malu tak perlu. Bila memang masih ragu, latihan menyusui sambil ditutupi kain juga tidak ada salahnya.

  4. Kreatif dengan mainan anak
    Orang dewasa menghabiskan sebagian besar waktu untuk bekerja. Sedangkan bayi masih dalam fase belajar justru mencari kerjaan dengan cara bermain. Pada masa inilah seorang anak dengan imajinasi tinggi akan memahami betapa berharga suatu mainan. Bahkan semakin tak dikenal suatu mainan makin mata si kecil melihatnya sebagai “berlian”.

    Pahami selera anak. Beberapa anak senang dengan binatang, ada pula yang gemar Barbie cantik bertubuh langsing. Manapun pilihan si kecil, orang tua wajib memahami dan menyediakan mainan tersebut. Si kecil akan cepat gusar bila tak ada hiburan di depannya. Karenanya, tersedia beragam media bermain akan mengalihkan pikirannya pada hal menyenangkan.

  5. Pelajari syarat dan kondisi

Hotel, transportasi, jenis perusahaan apapun pasti punya syarat dan kondisi. Mau bagaimana lagi, memastikan semua tamu merasa nyaman sebetulnya bukan tugas mudah. Inilah kenapa, orang tua sebaiknya tak bersikap egois. Baca kembali peraturan, dan hak yang diperoleh apabila memakai produk atau jasa. Selain proses persiapan lebih matang, tamu-tamu di sekitar akan jauh lebih hormat karena merasa nyaman dengan keberadaan buah hati ayah bunda.

  1. Biasakan organisir isi tas
    Namanya tas, diciptakan demi memudahkan perjalanan. Bisa dibayangkan betapa ribet pejalan kaki membawa berbagai macam barang kalau tidak ada tas. Termasuk dalam mengasuh bayi sekalipun, tas banyak digunakan untuk menyimpan ‘senjata perang’. Sayangnya, fenomena bunda ribet di tengah jalan saat mencari botol bayi atau diaper seringkali dijumpai.

    Organisir merupakan langkah menata, dan maksimalisasi ruang agar dapatkan jalan termudah. Walaupun tak terlihat, dan sering terlupakan, kesenangan liburan bisa jadi dipertaruhkan dari isi tas, lengkap dengan penataannya. Akan sangat baik bila bunda selalu siap sedia bila butuh alat bantu saat akan merawat bayi seperti mudah meraih susu anak, walau sambil jalan sekalipun.(HN)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *