Tips Percepat Perkembangan Motorik Balita

perkembangan motorik anak

Manusia sejak awal belajar melalui tindakan terlebih dahulu sebelum memahami perkataan orang yang dihormati mengenai benar dan salah. Anda bisa melihat fenomena ini ketika anak lebih condong meniru gerakan anda dibanding melakukan apa yang anda katakan. Perkembangan motorik anak menjadi kunci utama pembelajaran melalui tindakan. Semakin baik saraf motorik anak, maka kemampuan gerak atau fisik anak semakin lebih maju pula.

Bagi anda yang belum tahu, telah ada cara mempercepat perkembangan motorik yang bisa anda praktekkan demi tumbuh kembang malaikat kecil anda. Tidak hanya cara, namun juga penjelasan perkembangan motorik anak usia 2 sampai 4 tahun pada umumnya.

01. Usia dibawah 1 tahun
Keajaiban motorik anda dimulai ketika anak anda sudah mampu duduk sendiri. Bayi berumur lebih muda dari 1 tahun umumnya belum memiliki tulang yang kuat, anda akan sadar bahwa anak sering berusaha duduk sendiri namun gagal. Berat badan bukan faktor penting yang patut dipertimbangkan, akan tetapi tubuh bayi yang belum cukup kuat. Kalau sudah mencapai tahap mencoba duduk, biarkan saja bayi sering berada di lantai bersama mainan – mainan kesukaan si kecil. Anda mungkin merasa khawatir bila anak anda jatuh, tapi jangan buru – buru memberikan bantuan, cobalah melihat dari jauh sebelum mendekati anak. Orang tua yang terlalu sering mengulurkan tangan bisa menyebabkan anak bergantung dan manja. Rasa cemas memang tidak bisa dipungkiri, kalau begitu, setiap kali bayi bermain dan mencoba duduk, anda ikut di belakang bayi melebarkan kaki seolah menjadi tembok empuk baginya.

02. 1 tahun
Perjalanan menjadi 1 tahun akan sangat berwarna khususnya pada perkembangan motorik. Setelah anak ‘lulus’ tahap duduk, umumnya akan ada tahap sebelum berjalan yakni merangkak. Rata – rata anak akan mampu mulai tahap merangkak pada usia 6 bulan, tentu saja bergantung pada berat badan dan kekokohan tulang. Tenang saja, beberapa anak tidak selalu mulai dengan cepat ada yang bahkan tidak melalui tahap merangkak namun langsung berjalan. Berhubung anak sangat senang dengan kemampuan geraknya pertama kali tapi insting waspada masih cukup lemah, maka orang tua perlu persiapan. Perhatikan perabotan rumah anda. Adakah ujung meja yang terlalu tajam? Benda berbahaya yang bisa jatuh kapan saja? Atau mungkin keramik atau kayu keras yang bisa mengenai bayi? Pastikan selalu rumah anda aman untuk dilewati bayi terlebih jika bayi sudah mulai tertatih – tatih berdiri sambil memegang ujung meja. Anda tidak ingin musibah terjadi ketika anda tidak sedang intens mengawasi malaikat kecil anda. Supaya anak semakin semangat, anda juga bisa berjalan di samping anak dan menggandeng tangan si kecil, anak merasa aman dan melatih gerak lebih banyak.

03. 2 tahun
Tulang dan tubuh sudah semakin matang siap digunakan bergerak kemana saja. Mungkin bila orang tua ingin melihat anak naik tingkat kedewasaan maka 2 tahun bisa menjadi simbol kedewasaan pertama. Bila dulu anak hanya bisa berjalan kecil saja, usia 2 tahun anak sudah mampu berlari kecil bahkan kencang tergantung pada kemampuan motorik. Sebagai orang tua, anda bisa mulai menata gizi yang bisa membantu tubuh anak semakin cepat membangun kinerja motori anak. Anda bisa menyediakan susu kaya kalsium, buah pisang, kurma, dan raisin adalah contoh buah yang sangat baik untuk tulang. Jangan takut kulit anak anda sedikit menghitam terkena matahari, pasalnya sebelum jam 9 sinar matahari sangat baik untuk pertumbuhan tulang. Kalau anda atau pasangan merupakan pecinta olah raga, jangan ragu mengajak si kecil ikut jalan pagi atau bahkan mencoba jogging sebentar. Semakin sering gerak anak dilatih maka semakin cepat pula perkembangan motoriknya. Beberapa orang tua bahkan mengajari anak berenang di usia 2 tahun. Tekanan air yang jauh lebih berat dari daratan bisa melatih kekuatan anak dan membuat jalan darat terasa tidak ada apa – apanya dibandingkan saat berenang. Tentu saja, anda harus ekstra hati – hati bila memang mau mengajak anak berenang agar tidak menimbulkan trauma apapun.

 

04. 3 sampai 4 tahun
Ketika anak meniup lilin ulang tahunnya yang ketiga saja, gerak motorik tidak hanya pada kaki namun seluruh badan. Anak anda sudah mampu menggerakkan tangan dan kaki bersamaan yang pasti membuat anda senang melihatnya. Kebanyakan anak dengan kemampuan luar biasa bahkan sudah menemukan bakat kinestetik pada usia sekian. Anda tidak perlu membandingkan anak dengan anak orang lain, apapun yang terjadi anak anda pasti berkembang selama struktur tubuh normal. Nah, sebagai orang tua, anda harus mendorong anak supaya makin sering melatih kemampuan motorik. Asal tahu saja, pada usia 3 sampai 4 tahun, otak anak sedang tahap meniru gerakan. Bila anda sering menonton bola misalnya, kemungkinan besar anak yang ikut melihat gerakan Christian Ronaldo akan meniru tingkah lakuknya tanpa ada yang mengajari. Anda harus berhati – hati dengan apa yang anda tunjukkan pada anak, jangan sampai otak anak merekam gerakan tidak senonoh. Cobalah menyalakan acara olah raga atau tarian yang ingin anda biarkan anak tiru. Panggilan ‘minat’ akan muncul sendirinya, anda bisa menyadari dari raut muka anak yang bahagia. Terus jaga perkembangan motorik anak bila ia sudah menemukan minatnya dengan mengikutkan anak pada komunitas – komunitas yang sesuai dengan kesenangannya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *