Usia Berapa Bayi Bisa Melihat?

umur berapa bayi bisa melihat

Source: cloudmind.info

Banyak pertanyaan yang diajukan oleh para ibu, diantaranya yaitu menanyakan usia berapa bayi bisa melihat. Harus Anda ketahui, bahwa ternyata bayi yang baru lahir belum bisa melihat dengan sempurna layaknya orang dewasa. Seiring dengan bertambahnya usia si kecil, maka fungsi penglihatan si kecil juga akan semakin sempurna. Saat  si kecil baru lahir, biasanya si kecil hanya akan bisa mendeteksi cahaya serta beberapa gerakan saja. Dan di usia 3 bulan pertama, umumnya si kecil akan mulai bisa mengikuti setiap gerakan Anda atau bahkan benda yang lewat di hadapannya.

Ketika itu, si kecil juga akan belajar untuk mengenal warna, oleh karena itu, Anda bisa mulai mengenalkan macam-macam warna pada si kecil. Ketika usia si kecil menginjak usia 4-5 bulan, maka bayi mulai belajar untuk mengenal kedalaman atau bahkan volume suatu benda yang mereka lihat. Proses ini juga mencakup pertumbuhan proses belajar otak si kecil akan beberapa benda yang ia lihat. Jika seperti itu, usia berapa bayi bisa melihat? Nah, bayi mulai bisa melihat sempurna ketika usianya menginjak 6-8 bulan. Walaupun si kecil biasanya hanya akan memfokuskan perhatiannya terhadap sejumlah benda yang berada di dekatnya.

Namun ia juga mulai mampu mendeteksi adanya orang atau bahkan benda yang bergerak dalam jangkauan yang jauh darinya. Nah, pertumbuhan dari fungsi penglihatan si kecil tidak akan berhenti sampai usia 8 bulan saja. Namun secara gradual, penglihatan si kecil akan terus membaik dan sempurna hingga usia si kecil menginjak 6 tahun. Oleh karena itu, Anda sebagai orangtua sangat di anjurkan untuk memberikan stimulasi tumbuh kembang si kecil melalui serangkaian aktivitas, baik bentuk benda atau bahkan warna, yang memang di harapkan mampu membantu proses belajar si kecil.

Terkait kapan usia bayi bisa melihat, dan dapat berkomunikasi dengan orangtuanya, maka para ahli menganjurkan agar orangtua bisa mengajak si kecil berbicara ketika ia baru lahir, dan jangan pernah berhenti. Dan Anda harus membiasakan diri untuk mengomentari apa saja yang di lakukan si kecil dengan Anda. Anda bisa mengatakan apa saja yang Anda lihat yang memang ada di sekitar Anda, atau bahkan Anda bisa memngatakan kepada si kecil tentang apa yang tengah Anda lakukan.

Umur Berapa Bayi Mulai Dapat Melihat Menurut Dokter

Ketika bayi kecil Anda baru lahir, Anda pasti tak sabar ingin melihat matanya segera terbuka. Pada umumnya bayi sudah dapat membuka mata beberapa hari setelah lahir. Bayi yang baru lahir  belum dapat melihat dengan jelas. Ia hanya dapat mengenali cahaya, bentuk, serta gerakan di sekitarnya. Pandangannya kabur dan hanya berjarak pendek, yaitu sekitar 20-30 cm. Ciptaan Tuhan memang dirancang dengan sempurna, karena jarak ini sama dengan jarak antara mata si bayi dengan wajah ibunya ketika ia menyusu di payudara.

Kondisi tersebut berlangsung sekitar 1 bulan lamanya. Ia dapat bereaksi bila ada cahaya, dan sering menoleh ke jendela karena melihat adanya sumber cahaya di sana. Karena pandangannya masih kabur, kita sering melihat mata bayi baru lahir menerawang ke sana ke sini. Selain itu, otot matanya masih lemah, sehingga kelopak matanya dapat membuka menutup seperti boneka. Saat kita gendong tegak, matanya terbuka. Sebaliknya saat kita menggendongnya terlentang, matanya tertutup.  Kondisi ini disebut sebagai efek mata boneka, dan seringkali membuat ibu tersenyum lebar serta gemas dengan si kecil. Ia masih belum dapat membedakan warna-warna. Pandangannya hitam putih. Itulah sebabnya, buku atau mainan bayi baru lahir seringkali berupa pola-pola hitam putih.

Usia Berapa Bayi Bisa Melihat Dan Perkembangan Mata

Ketika ia berusia 1-2 bulan, ia sudah mulai belajar memfokuskan matanya. Dekatkanlah wajah Anda saat berbicara dengannya, karena ia belum dapat melihat jauh. Ia sudah mulai dapat membedakan warna, tetapi tidak dapat membedakan warna-warna yang mirip. Walaupun demikian, ia masih tetap lebih tertarik dengan warna-warna hitam putih. Saat ini mata bayi sudah dapat mengikuti gerakan objek yang berada di dekatnya. Rangsanglah perkembangan matanya dengan menggerakkan mainan dari kiri ke kanan secara perlahan, dan sebaliknya.

Setelah itu, cobalah gerakkan mainan menjauhi dan mendekati matanya. Saat ia berusia 4 bulan, matanya mulai dapat melihat lebih jauh. Gerakan tangannya pun sudah lebih baik, sehingga ia seringkali menggapai benda di sekitarnya, misalnya kalung dan rambut Anda, atau mainan yang digantung di hadapannya. Ketika berusia 5 bulan, matanya sudah dapat mengenali objek yang lebih kecil. Bahkan ia dapat mengenali bagian dari objek yang sudah dia kenal sebelumnya. Cobalah lakukan permainan berikut untuk mengetesnya , Tutupi sebagian mainan kesayangannya.

Misalnya, tutup wajah boneka beruang  kesayangannya. Lalu tanya di manakah boneka berada. Bila ia mengenali beruang yang tak terlihat wajahnya itu, ia akan mengeluarkan suara ataupun bahasa tubuh lainnya yang mengungkapkan rasa senangnya. Ketika berusia 8 bulan, kemampuan melihat warna sudah mendekati normal. Ia pun sudah dapat mengenali objek yang letaknya lebih jauh di dalam ruangan. Pada usia 9 bulan, bahkan ia sudah dapat mengambil remah-remah makanan di lantai, walaupun ukurannya kecil dan sering luput dari perhatian kita.

Saat ini, Anda  mulai repot menjaganya, karena ia sudah dapat merangkak sambil mengambil remah-remah dan benda kecil di lantai, lalu memasukkannya ke mulut. Ketika berusia 1 tahun, ia sudah dapat mengenali orang yang datang dari jarak tertentu. Ia sudah dapat membedakan jauh dan dekat. Ia semakin lincah mengeksplorasi dunia di sekitarnya. Usia berapa bayi bisa melihat memang bisa diketahui dengan beberapa hal tersebut.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *