Waspada, Tidak Semua Menu Sehat Ibu Hamil TInggi Protein Itu Baik

info kehamilan tahap

ibudanbalita

Kenapa harus tahu menu sehat ibu hamil? Jawabannya sangat klise. Karena hanya dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, janin di dalam kandungan bisa berkembang dengan baik. Dan yang pasti, risiko bayi mengalami gagal berkembang sehingga mengakibatkan keguguran bisa dihindari.

Lalu, pertanyaan selanjutnya adalah seperti apa menu makanan sehat untuk ibu hamil. Tentunya saja menu makanan yang kandungan gizinya tinggi. Sayangnya, banyak yang tidak menyadari tidak semua kandungan gizi itu baik untuk ibu hamil.

Contoh kecilnya saja protein. Ada lho yang justru alergi setelah mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan proteinnya. Makanya, ibu harus waspada.

Jika Ibu Hamil Kekurangan Protein

Memang bahaya jika ibu hamil kekurangan protein. Setidaknya dua hal yang akan dialami oleh seorang ibu hamil jika kekurangan protein. Yang pertama, ibu hamil akan merasakan lemas dan tidak memiliki energi. Ternyata, bukan hanya karbohidrat saja yang ibu butuhkan agar terus tetap beraktivitas setiap hari. Protein juga ibu butuhkan. Bahkan protein inilah yang menentukan seberapa giat dan bertenaga ibu setiap hari dalam melakukan aktivitas. Pasalnya, protein ini merupakan sumber energi. Sedikit berbeda dengan karbohidrat. Karbohidrat mudah dicerna. Sementara protein tidak. Akibatnya, jika kebutuhan protein terpenuhi, maka ibu tetap bisa beraktivatas panjang seperti biasanya.

Yang kedua, kekurangan protein bisa membahayakan janin di dalam kandungan. Makanya, salah satu syarat menu makanan sehat ibu hamil adalah kandungan proteinnya harus tinggi. Banyak janin yang tiba-tiba hilang. Sebenarnya, bukan hilang tapi menyusut. Janin gagal berkembang dan akhirnya luruh. Sayangnya, terkadang ibu yang sedang hamil tidak menyadari hal tersebut.

Kasus seperti itu memang jarang terjadi.  Yang paling sering terjadi adalah ketika janin berusia sekitar 2 bulan namun tiba-tiba berhenti berkembang. Berat badannya cenderung turun dan akibatnya janin mengalami keguguran. Menurut ahli kandungan, turunnya berat badan tersebut sangat mungkin disebabkan kurangnya asupan protein di dalam tubuh ibu hamil.

Jadi, seberapa penting protein bagi ibu hamil? Sangat penting. Namun, sekali lagi, ibu harus waspada.

Tidak Semua Protein Baik

Betul sekali. Tidak semua makanan yang mengandung protein itu baik. Tentunya nilai baik dan buruknya itu terkandung pada individu masing-masing. Untuk lebih jelasnya, ibu harus tahu penjelasan selanjutnya.

Ada banyak kasus di mana seorang wanita hamil justru mengalami gatal-gatal dan bahkan muntah setelah mengkonsumsi makanan sehat ibu hamil yang tinggi protein. Setelah ditelusuri, makanan tersebut mengandung protein yang justru membuat ibu hamil alergi. Biasanya, menu makanan tersebut berupa seafood. Memang seafood seperti udang mengandung tinggi protein. Sayangnya, ada banyak orang yang tidak tahan sehingga mereka mengalami alergi.

Begitu juga dengan menu makanan tinggi protein yang terbuat dari daging sapi. Bukan dagingnya yang bermasalah tapi cara memasaknya yang kurang tepat. Daging tidak dimasak benar-benar matang sehingga masih ada bakteri yang menempel pada daging. Dan ketika dikonsumsi oleh ibu hamil, ia mengalami kesakitan seperti sakit perut.

Menu Sehat Ibu Hamil Dengan Kandungan Protein Tinggi

Ada satu makanan yang merupakan sumber protein yang dikatakan paling aman. Yaitu kacang-kacangan. Banyak menu makanan yang dibuat dari kacang-kacang. Sebut saja bubur kacang hijau, oseng-oseng kacang panjang, sup bening kacang. pecel, dan lain sebagainya.

Mengapa kacang-kacangan? Karena ini merupakan sumber protein nabati yang aman. Tidak seperti daging sapi misalnya yang masih ada kemungkinan masih ada bekteri menempel pada daging. Berbeda juga dengan seafood seperti udang yang terlalu tinggi protein di mana orang yang tidak tahan bisa mengalami alergi.

Tentu bukan hanya kacang-kacangan saja. Ibu bisa mengkonsumsi buah yang mengandung tinggi protein seperti alpukat dan pisang. Sayangnya, ibu tidak bisa membuat menu makanan dari dua jenis buah tersebut.

Lalu, menu sehat untuk ibu hamil yang aman dan mengandung protein tinggi itu apa saja?

  • Telur

Ada banyak sekali jenis telur yang bisa ibu masak. Ada telur ayam, telur asin, atau telur puyuh. Dan cara memasaknya pun bervariasi. Ibu bisa buat sambal balado telur atau semur telur.

  • Daging Ayam

Dibandingkan dengan daging sapi, kandungan protein di dalam daging ayam lebih rendah. Jadi, jika ibu alergi terhadap protein tinggi, ibu bisa ganti daging sapi dengan daging ayam. Ibu bisa membuat menu masakan ayam goreng, opor ayam, atau ayam suwir.

  • Kacang-kacangan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, banyak masakan yang bisa ibu buat dengan bahan utama berupa kacang-kacang. Contohnya saja kacang panjang. Ibu bisa membuat oseng kacang panjang, pecel yang salah satu sayurnya adalah kacang panjang, dan lain sebagainya. Yang pasti, kacang mengandung protein nabati yang sangat aman.

Meskipun ibu sudah membuat menu sehat ibu hamil, tetap saja ibu disarankan untuk mengkonsumsi susu. Mengkonsumsi susu Nestle Mom and Me akan memastikan kebutuhan nutrisi ibu hamil harian terpenuhi. Susu ini tidak menyebabkan eneg sehingga ibu tidak akan merasa mual atau bahkan muntah saat mengkonsumsinya.

Setiap ibu pasti ingin melihat setiap bulannya saat janin diperiksa menggunakan alat USG, kondisinya baik. Dan hingga waktu persalinan tiba, bayi bisa lahir dalam keadaan sehat. Begitu juga dengan kondisi kesehatan ibu sendiri. Maka dari itu, sejak awal kehamilan, pastikan ibu hanya mengkonsumsi makanan sehat. Cari tahu menu sehat ibu hamil sebanyak mungkin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *